Ketika kita terpenjara oleh apa yang kita tulis dan katakan.

Seorang pemuda sedang meminta maaf kepada pacarnya, karena ia memiliki emosi yang tinggi, sedikit” marah, pacarnya selalu memaafkannya.. Tetapi karena hal itu sering terjadi, sambil membawa pria tsb kpada sebuah tembok,
sang gadis berkata, “aku bisa memaafkanmu, dan mulai skarang, jika km marah, pakulah 1 buah paku pada dinding ini”
Hal itu berjalan sampai paku di dinding tsb penuh, pemuda itu pun berkata, “dinding ini sudah penuh, aku tak bs memakunya lagi”
Sang gadis membalas, “sekarang, coba cabutlah paku2 yang sudah kau pasang itu”
Setelah paku dicabut,
Gadis itu berkata…

“Paku itu adalah kemarahanmu dan kata2mu yg menyakiti hatiku, dan dinding ini hatiku, setiap kau marah, kau memaku 1 paku dihatiku, dan saat kau meminta maaf, kau mencabut paku itu, tetapi kau bs lihat, dinding yang sudah dipaku, meninggalkan bekas, meskipun kamu coba menambalnya, tidak akan kembali seperti dulu..”

Oleh karena itu, jagalah kata2mu, baik kepada pasanganmu, keluarga, maupun teman.

Oleh, Mba Elfayda.

Advertisement

~ by anismanshur on December 17, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.