Tuhan, apa kabarmu diatas sana ?.
Jika sekiranya kau sedang sendiri,
bolehkah aku menemani ?.
Atau kutunggu hadirmu malam ini,
mengusap sepi; yang terendap dalam bubukbubuk kopi.
Dalam kepul asap djarum;
yang memikul harum sebuah harap.
Wahai Tuhan,
mari menata cinta,
sembari menulis puisi.

Like this:
Be the first to like this post.
~ by anismanshur on June 11, 2010.
Posted in puisi