Lelaki Sepi

Lelaki yang diamdiam terhimpit sepi.
Serepih perih, hanya dihalaunya dengan katakata.

Adakalanya perlu berkaca,
pada tepian sungai yang terbaca oleh arus semata air,
meliuk menari-nari, susuri duri hingga hilir.

Tanpa lelah, hanya ada jeda,
dengan sejenak menyinggahi lumutlumut hijau,
tak tersentuh.



~ by anismanshur on June 10, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.