Negeri Diatas Awan
Langit Samudera Hindia.
Dari Boeing 747 Fly Emirates.
Negeri Diatas Awan
•December 28, 2011 • Leave a Comment[Humor] Ternyata Einstein masih kalah cerdas dengan Mr. Bean.
•December 20, 2010 • Leave a CommentDalam sebuah perjalanan di Kapal Pesiar, Einstein dan Mr.Bean duduk berdampingan.
Untuk mengisi waktu perjalanan Einstein mengajak Mr.Bean memainkan sebuah permainan, yang disambut baik oleh Mr.Bean.
Continue reading ‘[Humor] Ternyata Einstein masih kalah cerdas dengan Mr. Bean.’
Ketika kita terpenjara oleh apa yang kita tulis dan katakan.
•December 17, 2010 • Leave a CommentSeorang pemuda sedang meminta maaf kepada pacarnya, karena ia memiliki emosi yang tinggi, sedikit” marah, pacarnya selalu memaafkannya.. Tetapi karena hal itu sering terjadi, sambil membawa pria tsb kpada sebuah tembok,
sang gadis berkata, “aku bisa memaafkanmu, dan mulai skarang, jika km marah, pakulah 1 buah paku pada dinding ini”
Hal itu berjalan sampai paku di dinding tsb penuh, pemuda itu pun berkata, “dinding ini sudah penuh, aku tak bs memakunya lagi”
Sang gadis membalas, “sekarang, coba cabutlah paku2 yang sudah kau pasang itu”
Setelah paku dicabut,
Gadis itu berkata…
“Paku itu adalah kemarahanmu dan kata2mu yg menyakiti hatiku, dan dinding ini hatiku, setiap kau marah, kau memaku 1 paku dihatiku, dan saat kau meminta maaf, kau mencabut paku itu, tetapi kau bs lihat, dinding yang sudah dipaku, meninggalkan bekas, meskipun kamu coba menambalnya, tidak akan kembali seperti dulu..”
Oleh karena itu, jagalah kata2mu, baik kepada pasanganmu, keluarga, maupun teman.
Oleh, Mba Elfayda.
Asmara Sahara II
•August 26, 2010 • Leave a CommentLelaki kecil yang diam-diam terhimpit sepi. Serepih perih dihalaunya ia hanya dengan kata-kata. Barangkali, ia lebih terasing dari yang paling hening. Namanya Asmara Sahara
Asmara Sahara I
•August 26, 2010 • Leave a CommentDari kumpulannya, tak jarang ia terbuang, atau boleh dibilang ialah sang pecundang. Hanya mampu mencumbu Jelita, lewat kata-kata. Tak setegar Chairil Anwar yang mampu memendam dalam-dalam rasa cintanya pada Sri Ayati, hingga maut menjemput. Namanya Asmara Sahara.
Mawar Merah
•August 26, 2010 • Leave a Commentmekar, mawar mawar merah di taman kecil tempat aku menunggu adzan tiba, kelopaknya berguguran satu-satu, menyisakan tanya pada janji yang tak kau tepati, sementara semerbaknya terbawa minpi, oleh sepoi angin membisu.
Awan Jingga
•August 26, 2010 • Leave a Commentawan-awan jingga tengah malam di kotaku, rambahi dinding-dinding langit yang violet, aku melukis wajahmu disana, pada paras rembulan akhir bulan. Mungkinkah kau tengah memandang, purnama yang tengah kusibak jalanya, malam ini ?.
Hati
•July 30, 2010 • Leave a CommentPada tempat paling rahasia di dunia ini, di lubuk hatiku yang tercuram, seperdu rindu menyala-nyala, merebahkan baranya pada padang Sahara yang paling Asmara.
Ahai, Cintaku, manisku. Jamahlah, sungguh telah lama ia menanti kau oasekan sepercik embun dari hatimu, merupa telaga penghapus dahaga; dengan alir air yang tak pernah berakhir untuk kutafsir.
~ Sajak Terserak di Dinding Fesbukku, Oleh Arfi Puspasari [Mei-Juni 2010]
•July 27, 2010 • Leave a CommentAku mencintaimu ..
hanya kata ini yang mampu terucap,
tentang sikap dan laku, biar kau rasakan sendiri, betapa ‘sederhana’ nya cinta ku ..
[Sun, 13 Jun 2010]
Semakin kukejar semakin kau jauh, tak pernah letih tuk dapatkanmu, terus berlari, namun ku takut terjatuh lagi,
Oh .. mungkinkah, dirinya ada di depan mataku ??
[Sun, 13 Jun 2010]
Ahhh .. langitku, terima kasih untuk hadirmu yang tak jua kunjung melelah,
aku akan bertahan, tak hanya sekali lagi, tapi berkali-kali, demi asaku akan suci hadirmu ..
[Sun, 13 Jun 2010] Continue reading ‘~ Sajak Terserak di Dinding Fesbukku, Oleh Arfi Puspasari [Mei-Juni 2010]‘











Oleh-oleh dari Tamu